4 Tahun YPEKD

Empat tahun kita terus menerus berfikir dan bekerja mewujudkan cita-cita bagaimana membangun sebuah pesantren yang unggul dalam menyiapkan generasi Qurani, menyongsong revolusi industri 4.0. Generasi emas bagi bangsa Indonesia yang mendapatkan bonus demografi, saat perayaan kemerdekaan Indonesia ke 100.

Hasilnya sudah mulai tampak, terutama yang bersifat fisik dan juga model sistem pendidikan. Keberhasilan yang bersifat fisik ada sejumlah gedung sekolah, masjid, asrama, aula, kantin, dapur, menara penampungan air dan lapangan basket mini. Bangunan ini ada di lokasi Kp.Genggereng desa Salem, Pondok Salam Purwajarta.

Sementara di lokasi yang terletak di desa Galudra, tidak jauh dari lokasi pert ama, telah ditanam 40 pohon durian bawor dan telah mulai berbuah, manggis, sampolai, petai, jengkol dan ternak domba, pisang raja, pisang tanduk dan percobaan pembibitan durian varitas baru yang diberi nama *PURBA* singkatan dari Purwakarta Bawor.
Di lokasi ini sudah tersedia 3 buah saung sederhana untuk menginap yang dilengkapi sumur bor.

Pemandangannya indah, lingkungan tertata dan telah ada pagar serta ada area parkir mobil. Posisinya tidak terlalu jauh dari Jalan Kap. Halim, jalan yang menghubungkan
Purwakarta – Wanayasa -Subang Lembang – Bandung. Tahun 2019 Sekolah Menengah Pertama (SMP-Islamic Boarding School) kiai Demak mulai dibuka. Begitu juga Madrasah Diniyah dan Tahfidz. Taman Pendidikan Al Quran juga sudah berjalan selama enam bulan.

Dakwah telah dimulai sejak pesantren berdiri dengan Perayaan Hari Besar Islam, istighosah setiap bulan, produksi video ngaji sufi healing, dan bimbingan agama untuk anak-anak muda kampung setempat. Pemberdayaan masyarakat juga telah lama berlangsung mendahului dimulai pendidikan formal, dengan pemeliharaan domba dengan
pola bagi hasil. Pesantren juga membantu pemasaran domba kurban peliharaan warga dan tentu saja pesantren adalah penyedia lapangan kerja bagi warga masyarakat
setempat.

Kerja keras di atas digambarkan dalam Buletin Al Bayyinah 2. Ini merupakan wujud keberhasilan sebuah proses pendidikan. Gambaran tentang karya Yayasan Pesantren Entrepreneur kiai Demak dan SMP – IBS dapat ditulis sendiri oleh para santri, murabi, guru dan pengasuh. Tulisan yang dihimpun dalam Al Bayyinah 2 adalah proses perjalanan sebuah sistem pendidikan yang ingin dilaporkan kepada publik, khususnya para wali murid, muhsinin dan muhsinat (donatur) bahwa visi dan misi yayasan bisa dilaksanakan. Sekolah dapat mengintegrasikan sistem pendidikan yang diamanatkan oleh yayasan. Sebuah karya yang melahirkan harapan kejayaan. Insya Allah.

Oleh : Kiai Demak

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello 👋
Ada yang kami bisa bantu?